Memperbaiki TV Polytron u-Slim 21 inch

Selamat datang pembaca sekalian, pada postingan kali ini saya akan menulis tentang perbaikan televisi CRT yaitu Polytron u-Slim 21".
 Mungkin penonton televisi sudah mulai  beralih  ke platform lain seperti youtube, netflix, iflix dan yang sejenisnya. Tapi tetap saja sewaktu-waktu kita ingin menonton tv. Alasannya, karena pilihan kontennya cukup beragam dan gratis tentunya. Sehingga ketika tv mengalami kerusakan akan sangat merepotkan.

Sebetulnya tv ini memang tegolong sudah sangat tua, namun cukup handal. Sesuai selogannya Polytron memang canggih. Suara dan gambar cukup baik dan penerimaan sinyalnya juga bagus. Saking tuanya saya gak tau ini tv berapa tahun mungkin lebih dari 10 tahun. Idealnya sih memang diganti dengan tv LED kekinian yang lebih slim dibanding tv ini yang kurang slim (meski namanya u-slim).  Tapi karena gak ada budget jadi lebih baik diperbaiki saja. 
Selain masalah biaya, sayang juga tvnya udah banyak kenangan. Dan kalau dibiarkan rusak begitu saja, nanti bingung membuang sampahnya. Secara ukuran bodynya yang segede gaban. Memperbaiki sesuatu bukan hanya masalah ekonomi, tapi lebih kepada seni. Ya, seni membuat suatu barang yang hampir tidak berharga menjadi kembali berguna. 

Balik lagi ke masalah kerusakan tv Polytron u-Slim ini, maslahnya adalah gambar yabg ditampilkan hanya 1 garis horizontal ditengah layar. Dari gejalanya, kita sudah dapat menebak bahwa kerusakan terjadi pada blok vertikal. Karena yang tampil hanya horizontal, tidak dapat men scan vertikal. Dan memang ini bukan kerusakan pertama, dulu juga sempat rusak namun karena ic vertikal (LA78141) penggantinya KW, jadi rusak lagi. Karena nya pada perbaikan kali ini digunakan ic LA78141 original yang dibeli dari toko online. Harganya lumayan jauh berbeda dengan yang KW, yaitu sekitar 15.000 rupiah. Sedangkan IC yang palsu hanya 4000 an rupiah. Secara fisik memang mirip, tapi pada ic ori tulisannya lebih jelas dan terdapat titik pada bodynya sebagai penanda pin 1 IC. 
Meskipun teknologi tv crt adalah teknologi lama (jadul) namun bukan berarti teknologi ini sederhana dan mudah dipahami. Bagian-bagian dan cara kerja tv crt sangatlah rumit. Untungnya untuk memperbaiki kerusakan nya, tak perlu memahami semua nya. Cukup ganti bagian yang rusak saja.

Karena sudah yakin bagian vertikal yang rusak, langsung saja buka casing nya. Terlihat ic nya mulai gosong, disertai kapasitor 1u/50v pada jalur protek mulai kembung. Oh iya, sebelumnya untuk keamanan pastikan steker listrik telah dicabut dan tabung sudah tidak menyimpan muatan. Karena tegangan tabung sangat tinggi berkisar ribuan volt, mungkin dapat menyebabkan kematian jika tersengat. Lanjut ke pemeriksaan komponen lainnya, elco 100 mikro di dekat ic vertikal juga terlihat mengalami kerusakan. Mungkin karena dekat ic, sehingga terpapar panas jadi mudah rusak. Langsung aja dibuka komponen-komponen tersebut. Ternyata banyak jalur tembaganya sudah mengelupas, maklum sudah beberapa kali diperbaiki. Solusinya dikerik tembaga yang tersisa dan dijumper dengan kabel. Agar mudah menempel solderannya pastikan gunakan pasta solder saat menyolder.
Adapun rangkaian IC LA78141, menurut datasheetnya sebagai berikut:
bagian kiri menampilkan rangkaian untuk single supply ( + dan gnd) bagian kanan untuk supply simetris (+ gnd -).
Kemudian sebelum dipasang yang baru, kita ukur dulu tegangan penyuplai nya. Pada tv ini menggunakan catu daya simetris. Tegangan vertikal sendiri diambil dari jalur trafo flyback, yang berupa tegangan simetris +12v dan -12v. Setelah diukur ternyata tegangan -12v drop menjadi sekitar -5v saja. Kemungkinan rusak pada resistor r417 yang bernilai 1ohm, diode atau bahkan fbt nya. Setelah pengecekan komponen tersebut ditemukan penyebab drop nya tegangan, yaitu resistor 1 ohm melar nilai nya. Kemungkinan karena kerusakan ic vertikal yang membuat resistor hampir putus. Karena, resistor ini selain sebagai pembatas supply juga berfungsi sebagai pengaman. Sehingga kalau ic vertikal short, tidak menyebabkan fbt rusak. Setelah penggantian resistor tersebut, kembali diukur tegangannya. Dan didapatkan tegangan yang sesuai yaitu +/- 12v. Kenapa tegangan ini harus dipastikan dulu? Karena jika tidak sesuai, atau salah satu mati, maka ic kemungkinan besar rusak lagi. Selain itu kalau tegangan drop atau over akan mengakibatkan kerusakan dengan gejala ganbar di layar berupa pelangi. Kemudian tv akan protek.
Setelah semua sesuai, kita pasang komponen penggantinya. Selain komponen elco dan ic vertikal, yang perlu diganti juga adalah diode 1N4007 pada kaki 2 ke kaki 6 ic vertikal. Yang merupakan diode pump up.  Kerusakan diode ini juga mengakibatkan ic vertikal tidak bekerja, dan gejalanya menampilkan garis horizontal ditengah. 
Setelah diganti semua komponen yang rusak, dan dipastikan tidak ada yang short maka tv siap di tes. Kita nyalakan kembali tv dan akhirnya tv menampilkan gambar biru dengan tulisan POLYTRON nya yang khas. 

Jadi kerusakan blok vertikal bisa ditandai dengan 1 garis horizontal ataupun gambar pelangi. Kemungkinan kerusakannya antara lain elco disekitar ic vertikal kering atau rusak, diode pumpup putus ataupun rusaknya ic vertikal itu sendiri. Selain itu bisa juga disebabkan supply yang tidak sesuai, bisa drop atupun over. Dan jika supply tidak sesuai akan mengakibatkan ic vertikal jebol dan tv protek. Untuk itu sebelum mengganti komponen lainnya pastikan dahulu supplynya sudah sesuai, agar kerusakan tidak mwrembet ke bagian / komponen lainnya.

Sekian postingan kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dan terimakasih telah membaca.


Bagikan Ke:

Komentar:

Komentar